Cara Menjadi Pengusaha Sukses Dengan Dropshipping / Reseller

Posted on Updated on

Dropshipping adalah metode berjualan dimana kita sebagai penjual (dropshipper) tidak menyimpan produk yang kita jual.

Kita seseorang memesan barang kepada kita, maka kita akan menghubungi pihak penjual yang memegang barang dan penjual yang akan mengirimkannya kepada pelanggan secara langsung, dengan MENGGUNAKAN NAMA KITA.

Artinya kita sebagai pedagang tidak pernah melihat atau menangani produk secara langsung.

Mengapa produsen memerlukan dropshipper? Karena memperpendek mata rantai (supply chain) dari pengiriman barang.

Kalau metode konvensional:
1) Produsen mengirim barang kepada seller.
Ada ongkos kirim pertama

2) Seller mengirim barang kepada reseller
Ada ongkos kirim kedua

3) Reselelr mengirim barang kepada pembeli
Ada ongkos kirim ketiga.

Dengan system dropshipping, maka barang hanya dikirimkan sekali atau duakali saja. Artinya ada ongkos kirim, ongkos penyimpanan, dan ongkos2x lain yang akan berkurang. sehingga sistem ini akan lebh efisien.

Mengapa seringkali system dropshipping dianggap sebagai “bisnis tanpa modal”
Oke saya koreksi ya perkataan ini. yang tepat adalah “dropshipping adalah bisnis tanpa modal uang”

Semua bisnis butuh modal ya. Jangan salah, tapi modalnya gak selalu berupa uang.
1) Modal sosial atau pertemanan
2) Modal keahlian atau skill
3) dan ada kalanya, modal uang

Dropshipping ini adalah bisnis dengan modal social.
Apa itu modal social?
Modal social adalah banyaknya pertemanan kita, baik dalam dunia nyata, maupun secara online.

Dalam berbisnis khan kita selalu memulai dari lingkungan sekitar kita dulu: Keluarga, sahabat, lalu teman
artinya kalau jumlah dari Keluarga, sahabat, atau teman yang kita miliki besar, kita sudah mempunyai MODAL SOCIAL YANG BESAR

dengan modal social inilah kita bisa menjual menggunakan system dropshipping tadi. Misalnya kita menawarkan barang secara manual atau IRL (In Real Life) kepada orang lain, saat pelanggan membeli barang kita katakan, “oke barangnya akan segera saya kirimkan ya”
Pada kenyataanya, kita mengkontak SELLER kita dan meminta mereka mengirimkan barang kepada pelanggan kita.

dengan modal social inilah kita bisa menjual menggunakan system dropshipping tadi. Misalnya kita menawarkan barang secara manual atau IRL (In Real Life) kepada orang lain, saat pelanggan membeli barang kita katakan, “oke barangnya akan segera saya kirimkan ya”
Pada kenyataanya, kita mengkontak SELLER kita dan meminta mereka mengirimkan barang kepada pelanggan kita.

Nah prinsip utama dari Drop Shipper ini adalah KEPERCAYAAN.
Kenapa kepercayaan? karena ada kesepakatan, antara seller/reseller dan dropshipper tidak akan saling “klaim” nama.

Misalnya:
Nama Dropshipper adalah Indah Fashion
Nama Reseller adalah Mustika Kencana Boutique.

Maka Reseller akan mengirimkan barang dengan nama  Indah Fashion dan bukan Mustika Kencana Boutique.

Seller/Reseller, juga tidak boleh menghubungi pelanggan secara langsung dan menjual utk barang berikutnya dengan nama Mustika Kencana Boutique. Karena sejak awal, pelanggan dan datanya adalah milik dari dropshipper.

Saat Seller/Reseller menawarkan barang dengan nama Mustika Kencana Boutique. dan bukan atas nama Indah Fashion, maka Seller/Reseller sudah melanggar prinsip utama dari sistem dropshipper.

Ada 2 alasan utama kenapa nama harus menggunakan nama dropshipper
1) Tidak menyebabkan kebingungan
2) TIdak saling “serobot” dalam bisnis

Point 1: bayangkan betapa bingungnya pelanggan saat dia menerima barang dari Mustika Kencana Boutique, padahal ia merasa memesan dari Indah Fashion
akan timbul pertanyaan: “Mustika Kencana Boutique itu siapa? Kok bisa tau nama saya?”

Point 2:
Indah Fashion adalah orang yang susah payah berjualan, menghubungi pelanggan dan menjawab pertanyaan, artinya data pelanggan adalah milik Indah Fashion dan bukan milik Mustika Kencana Boutique. Jika Mustika Kencana Boutique menjual langsung kepada pelanggan, maka ia melanggar prinsip utama dropshipping.

Sekali lagi, nama2x yang saya sebutkan adalah murni karangan saya, kalau ada kesamaan ini bukan disengaja dan bukan atas contoh dunia nyata.

Apa kelebihan dari system dropshipping?

1) tanpa modal uang, artinya dengan modal pertemanan/social aja, kita udah bisa langsung jualan
apalagi yang temannya sudah banyak banget di social media. Misalnya sudah punya ribuan atau bahkan puluhan dan ratusan ribu follower. Bisa langsung mulai dalam 5 menit.

2) Karena tidak pegang stock, dropshipper hemat biaya, hemat tempat, karena tidak harus memikirkan penyimpanan atau bahkan pergudangan (warehousing) saat mulai bisnis. Bisa dibilang modalnya hanyalah HP/laptop dan koneksi internet.

3) Cepat, gak pake lama2x.

Kelemahannya ya tentu ada juga:
1) Saat salah pilih seller/reseller, maka ada banyak resiko.
– Pelayanan jelek, maka dropshipper yang kena maki2x ya, bukan seller/reseller
– Kalau seller/reseller gak paham konsep dropshipper, dia akan mengirimkan barang atas nama dia, atau menghubungi pelanggan utk menawarkan barang berikutnya.

Soal gak paham konsep ini bakal saya bahas lebih detail nanti ya.

2) Pemahaman produk
Namanya gak pernah lihat barang, apalagi pegang barang, pengetahuan dropshipper atas sebuah produk ya bakal terbatas, kalau ditanya2x belm tentu dia bisa jawab juga. Karena itulah penting sekali bagi seller/reseller utk menyediakan informasi selengkap2xnya. Agar dropshipper gak “stress sendiri” karena kurang informasi.

3) Resiko bertengkar.
Bagaimanapun yang memegang dan mengirimkan barang adalah para seller/reseller dan dropshipper tidak punya kuasa atas apa yang terjadi.
Barang salah kirim, terlambat kirim, rusak dll, biasanya menjadi penyebab dari pertengkarang yang dialami oleh seller/reseller/supplier vs dropshipper.

Yang mau mencoba jadi reseller produk kecantikan n perawatan tubuh, silahkan klik m.me/JadiMilyarderGaraGaraSkincare

Baca artikel lainnya di t.me/CaraMenjadiPengusahaSukses

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.